Damai Pagi

Written on 8 - December - 2007 – 14:34:49 | by MaNongAn |

Ayat KursiHari itu salah satu hari istimewa. Karena sungguh aneh bin ajaib jarang² bisa bangun pagi, yang ada biasanya adalah tidur pagi. Sebenarnya hari itu baru saja badan ini direbahkan kurang lebih sekitar 1,5 jam. Tapi tubuh ini sudah terasa segar, hanya mata saja yang kurang bersahabat untuk bisa melek.

Sudah menjadi kebiasaan pintu kamar tidak pernah tertutup, maka pagi itu semilir angin dingin menerpa seolah-olah menyuruh kita untuk segera bangun dari tidur. Melirik jam di HP waktu menunjukkan pukul 04:27 WIB. Untuk menambah semangat agar bisa terjaga, maka segelas air putih yg berada di atas meja dikit demi sedikit sudah pindah menyusuri kerongkongan masuk kedalam perut. Air putih dipagi hari, selain untuk menjaga kesehatan juga bisa menambah semangat kesegaran tubuh untuk bisa bergerak.

Ah… manusia model apa ini, sudah diberi kenikmatan dan keberkahan beristirahat serta kesehatan, tapi belum juga mau segera mengucapkan syukur tanda terimakasih kepada zat yang MAHA KUASA & MAHA PEMBERI. Segera saja membersihkan diri, kemudian absen sebentar. Ma’af ROB, manusia satu ini memang nakal dan tidak tahu diri. Selalu saja bermain-main terlalu jauh serta bermalas-malasan, hanya sesekali saja mengunjungi-MU.

Setelah semua prosesi selesai, lalu menyusuri tangga menuju dapur. Yups, apalagi yang dicari kalau bukan kopi. Dengan membuat kopi favorit ITNASTEL, tubuh ini jadi tambah PD untuk menyusuri hari.

Kopi udah ada, rokok udah ada …… sekitar jam 5:15 WIB naik lagi ke atas dan menuju ke balkon. Diluar sana mentari pagi seakan mengintip apakah umat manusia sudah melakukan aktivitas kehidupan. Lalu mentaripun perlahan-lahan naik semakin tinggi.

Kebetulan sekali daerah sini banyak pepohonan, sehingga masih banyak burung yang berkeliaran dengan bebas. Kicauannya sungguh menyejukkan telinga sekaligus menentramkan hati. Lunas sudah perjuangan untuk bangun pagi dibalas dengan suasana dipagi itu. TUHAN memang MAHA ADIL.

Merasakan semilir angin menghangatkan tubuh serta mendengarkan kicauan burung menikmati kebesaran alam memang sungguh suatu hal yang sangat luar biasa. Semua itu cukup sebagai modal untuk menapaki hari dengan semangat dan harapan. Meski nantinya hari ternyata memberikan sedikit kekecewaan, tetapi alam tidak akan pernah jenuh untuk memberikan kenikmatan dan kedamaiannya.

Bila saja setiap insan manusia dibumi ini menyadari apa yang sudah diberikan oleh alam kepada mereka, apakah mereka akan melupakan lalu berbuat kejam dengan merusaknya?

.::he509x™::.

Related Posts

Put your related posts code here
  1. 2 Responses to “Damai Pagi”

  2. By mikow on Dec 8, 2007 | Reply

    damai itu indah *spanduk koramil* :D

  3. By MaNongAn on Dec 9, 2007 | Reply

    @Mikow :
    ma’af mas, saya orang baik² …. tidak pernah ketangkep garukan KORAMIL. :P

    .::he509x™::.

Post a Comment

About Me

509 = liMA NOl/kosoNG sembilAN = MaNongAn = MAkan NONGkrong NGANtuk

.::he509x::.

More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader
Find entries :