Pertamax

Written on 15 - December - 2007 – 3:47:07 | by MaNongAn |

Pertamax melihat dunia :
April 1974, RS.Koja, Tj.Priok, Jak-Ut (emangnya ada kelahiran kedua, ketiga, dst?)

Pertamax Sekolah :
1980, TK. Teladan, Jl.Bugis- Tj.Priok

Pertamax Pindah Rumah :
1984, Dari Priok ke Klender, Jak-Tim

Pertamax Jatuh Cinta :
1987, Someone temen sekolah di SMPN 6 Klender - Jakarta Timur

Pertamax dapat duit hasil keringat sendiri :
1988, kernet angkutan jurusan Ps.Klender-Pondok Kopi PP.

Pertamax Dugem :
1988, di Discotiq Happy Day (HD) kawasan Terminal Blok-M

Pertamax mo mati :
1988, malam minggu, sesaat turun dari Bus di seberang Pasar Permai (saat ini Pasar Ular Baru) dikeroyok belasan orang bersenjata tajam (terima kasih kpd rekan-rekan saat itu yg langsung datang membantu)

Keterangan : saat ini sebagian besar dari teman yg membantu saya itu sudah tiada, semoga 4JJI mengampuni dosa-dosa semasa hidupnya -Aamiinn-

Pertamax digoda Bencong :
1988, minggu dini hari, sesaat turun dari bus dikawasan Jembatan Jatinegara (pulang dr Priok menuju rumah di Klender).

Keterangan : diikutin dan ditoel-toel saat menunggu angkutan hingga akhirnya naik metromini menuju Klender
(sumpah gemeteran banget saat itu, takutnya hampir sama dengan kejadian mo mati di Tj.Priok)

Pertamax nonton konser musik :
Awal 1990, Stadion Senayan (Gelora Bung Karno), Konser Musik Kantata Taqwa pertama

Keterangan : nonton bareng dengan beberapa rekan dari KPJ (Kelompok Pengamen Jalanan - Blok-M)

Pertamax merasa kehilangan :
Agustus 1990, teman dekat saya AAN (Kaharuddin) meninggal tertabrak Kereta Api dijalan tanpa palang pintu yg menghubungkan Kp.Bulak dgn Kp.Lele (PLN) Kelender

Keterangan : sempet Trauma dan tidak mau naek kereta api s/d tahun 1999, semoga 4JJI mengampuni segala dosanya, diterima arwah dan amalnya, serta dilapangkan kuburnya. -Aamiinn-

Pertamax hati berbunga-bunga :
Akhir 1990, Nembak Cewe sekelas dan diterima (akhirnya …… fyuh).

Keterangan : secara baik-baik putus pada pertengahan 1993 (menjelang Ujian Akhir) karena Long Distance dan mau konsen ke Ujian.

Pertamax hidup jauh dari ORTU :
Awal 1991, pindah dari Klender ke Solo

Keterangan : saat itu saya duluan pindah dan ortu menyusul setengah tahun kemudian (Tipes - Solo)

Pertamax mengendarai motor :
Pertengahan 1993, disolo

Keterangan : pertamax sih gak masalah (ada instruktur menggonceng dibelakang), tapi yg keduax nekat bawa sendiri dan hampir sukses nyebur ke kali gara-gara ban depan nyenggol trotoar jalan. Ah, untungnya motor sendiri (eh … punya bokap ding)

Pertamax kenal Internet :
Pertengahan 1999, jadi Operator Pondok Internet Routine.Net

Pertamax ke Bali :
2001, selama 2 bulan kerja rodi sebagai kuli antar barang bahan makanan dan Minuman ke Hotel, Restoran, Cafe, Supermarket, serta Pabrik sekitar Nusadua, Kuta, Sanur, Jimbaran, Uluwatu, Tj.Benoa, dan Denpasar.

Keterangan : Syukurlah disela-sela kesibukan masih sempet maen dan menikmati Indahnya Pantai Kuta, Keramahan wanita Sanur, serta Pijatan Massage tak lupa juga merasakan kewibawaan Pecalang di Nusadua.

Pertamax jadi TKW :
Desember 2002, bergabung dengan CV INDOAKSES - Yogya hingga Februari 2008

Keterangan : TKW = Toekang Keboen Wireles

Pertamax naik Pesawat Terbang :
26 Oktober 2007, Adam Air, No. Tempat duduk 8B dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta menuju Bandara Soekarno-Hatta Jakarta.

Keterangan : berangkat bersama Yeni Sandalian, Tika, dan Iphan dalam acara menghadiri serta mengikuti Munas Blogger 1428H (Hotel Hyatt Landai Dasar Kelas Emperan) juga Pesta Blogger 2007 (Blitz Megaplex) dikawasan Bunderan Hotel Indonesia.

Sedikit Ceritera :
Dipesawat itu ternyata tempat duduknya seperti di Bus atau Kereta Ekonomi yaitu 3-3, saya dapat tempat duduk di posisi tengah (8B). Sebelah kanan saya seorang bapak dgn pakaian rapih tapi dr gerak-geriknya terlihat seperti saya juga yaitu baru pertama kali naik pesawat terbang (agak gelisah). Sedangkan disebelah kiri saya (dekat jendela) duduk seorang bapak belum tua tapi sudah berambut putih berpakaian ala kadarnya membawa sebuah majalah.

Entah hanya di Adam Air atau disemua Maskapai Penerbangan, sebelum berangkat Pilot mengajak penumpang untuk berdo’a. Sesaat sebelum Takeoff (Tinggal Landas) semua lampu dimatikan dan tekanan didalam ruangan meningkat bikin budek telinga. Setelah diatas dan lampu kembali dinyalakan, sebenarnya saya pingin ke Kamar Kecil. Tetapi saya urungkan, karena begitu bergerak sedikit, kepala saya langsung pusing tujuh keliling. Akhirnya selama perjalanan saya tidak berani banyak bergerak takut muntah. Sempat melirik keluar jendela, pemandangan di luar sana sungguh indah dan baru pertama kali itu saya melihatnya. nun dikejauhan sana seperti ada garis yang mana dibagian bawah berwarna hitam pekat, sedangkan yg bagian atas berwarna merah terang.

Setelah ada pengumuman dari pilot bahwa sebentar lagi kita mau sampai di Soekarno-Hatta, refleks saya menoleh ke arah jendela disebelah kiri saya untuk melihat suasana kota Jakarta dilihat dari atas. Beberapa saat saya bisa melihat kerlap-kerlipnya lampu dibawah sana, tetapi tak berapa lama bapak yg duduk disebelah kiri saya (dekat jendela) dengan manisnya tanpa bersalah langsung menempelkan seluruh wajah ke jendela yg sedang saya toleh tersebut. Otomatis saya tidak bisa melihat pemandangan diluar lagi. Pandangan saya arahkan ke sebelah kanan untuk melihat jendela diseberang sana, tetapi begitu menoleh …. pandangan saya beradu dengan bapak yg duduk disebelah kanan yg sepertinya juga kecewa dengan sikap bapak yg duduk disebelah jendela. Berbarengan kita lalu menoleh melihat kearah jendela yg ada diseberang kanan sana.

Sesaat sebelum Landing (mendarat) semua lampu kembali dimatikan, bapak disebelah jendela itu masih Jumawa menguasai seluruh jendela dengan wajahnya. Sewaktu pertama kali roda pesawat menyentuh landasan, terjadi lonjakan yg cukup hebat dan membuat hampir berbarengan semua penumpang mengucapkan “Allahu’akbar”. Pada saat itulah saya sempat melirik ke jendela dan “melihat dengan kedua mata sendiri” bahwa kepala serta dagu si bapak yg duduk dijendela terantuk keras oleh pinggiran jendela (sepertinya saat itu saya mendengar sedikit rintihan dari bapak itu). Bisa dibayangkan bagaimana hati dan perasaan saya pada saat itu. Kaget (ikut mengucapkan Allahhuakbar dalam hati), juga ada rasa senang (hanya tersenyum simpul meski rasanya ingin tertawa terbahak-bahak) melihat sibapak jumawa itu sedikit menderita. Refleks saya melirik ke kanan, ternyata bapak yg ada disebelah kanan juga tersenyum-senyum lalu menutup mulutnya (sepertinya dia juga melihat kejadian tersebut). Sedangkan sibapak yg dekat jendela itu mungkin entah karena malu menjadi salah tingkah dan membuka-buka majalah yg dia bawa (padahal saat itu lampunya dimatikan). Sambil membolak-balikkan lembaran majalah, sesekali tangannya mengusap-usap kening dan dagunya (mungkin merasa perih). Saat itulah saya sadar, bahwa saya sudah salah menertawakan diatas penderitaan orang lain (Asthagfirulloh Al’Adzim).

Akhirnya (Syukur Alhamdulillah) dengan selamat tidak kurang satu apapun, kami sampai juga di Ibu Kota (ma’af masih Jakarta Coret ding yoh). Disana Pakde Rudi Mbilung bin Ndobos beserta Jeng Pitopoenya sudah menunggu. Setelah ditraktir makan oleh Pakde, lalu kami naik bus Damri ke Gambir dan berganti Taksi menuju B-HI.
(Cerita suasana Munas Blogger 1428H dan Pesta Blogger 2007 beserta foto-foto dokumentasi, silahkan searching di google).

Demikianlah ceritera Pertamax (Pertama Kali) didalam sejarah Hidup saya. Cerita ini saya dedikasikan kepada rekan tikabanget™ dan Yeni-Sandalian, yang dalam sela pembicaraan di Kereta Taksaka II menuju pulang ke Yogya bernah berjanji untuk membuat postingan (sebenarnya membuat website) mengenai ceritera Pertama Kali yg pernah dialami dalam sejarah hidup. Ma’af ceritera naik pesawat pertama kali pernah saya posting, tetapi saat ini dokument lama sudah hilang ke format, oleh karena itu saya ganti dengan cerita ini. Dan karena keterbatasan daya ingat serta jangka waktu yg sudah terlalu lama, ada hal-hal yg kurang saya ingat dan mungkin sedikit salah.

Akhirul kata, bila ada kesalahan dalam penulisan dan pengejaan, atau ada hal yang kurang berkenan dihati para pembaca, dari hati yang paling dalam saya mohon ma’af yang sedalam-dalamnya. Thanks and Peace !

-MaNongAn-
.::he509x™::.

Related Posts

Put your related posts code here
  1. 16 Responses to “Pertamax”

  2. By Luthfi on Dec 15, 2007 | Reply

    pertama ngasih duit ke luthfi?
    kapan?
    hihihiih
    *bokek*

  3. By Hedi on Dec 16, 2007 | Reply

    captoen itu 10, tapi pengalamanmu banyak juga ternyata…eh make love pertamax kapan? kok ga cerita :P

  4. By MaNongAn on Dec 16, 2007 | Reply

    Luthfi :
    yah monggo ke Yogya jalan kaki, nanti saya kasih ongkos utk pulang naek becak :D

    Hedi :
    Captoen = 10 *oic*
    Jelas banyak, namanya juga kere, susah nyari duit.
    Pertamax make Love <— masih nunggu lawan (NIKAH) :P

    .::he509x™::.

  5. By Ndoro Seten on Dec 17, 2007 | Reply

    Hebatnya….pertama kali naik pesawat naiknya pesawat paling pertama di dunia yaitu Adam Air, pesawat tertua di dunia versi Cak Nurbuat.

    Siip kang!

  6. By pitik on Dec 17, 2007 | Reply

    pertamax disunat kapan?

  7. By mikow on Dec 17, 2007 | Reply

    kapan pertama minum pertamax? :P

  8. By MaNongAn on Dec 18, 2007 | Reply

    @Ndoro Seten
    mbesok kulo bade wiwiti “Hawa Air”, kagem nyaingi “Adam Air” :D

    @Pitik
    tahun 1986, dan hanya sekali itu ajah :)

    @Mikow
    kalo minum “minyak tanah” sih pertama kali dan terakhir saat “mo mati versi 2″ di gunung lawu, karena kedinginan kena hujan lebat gak bawa mantel terus semua baju diransel basah, soalnya resletingnya kebuka.

    .::he509x™::.

  9. By yudhi on Dec 18, 2007 | Reply

    vertamax kawin kapan ?

    *kabur jinjit jinjit…*

    hihihi..

  10. By -tikabanget- on Dec 18, 2007 | Reply

    waduh.. iyo.. lali mas.. :|

  11. By MaNongAn on Dec 18, 2007 | Reply

    @Yudhi :
    Hust …… NIKAH ! :P

    @tikabanget
    loh kok iso lali …. :D

    .::he509x™::.

  12. By de on Dec 18, 2007 | Reply

    pertama dicium eh mencium ding?

  13. By MaNongAn on Dec 18, 2007 | Reply

    @De :
    waduh, udah lupa kapan tuh *garuk²*
    yang jelas … dulu itu saya yg dicium *tersipuw*

    .::he509x™::.

  14. By The Sandalian on Dec 19, 2007 | Reply

    Itu juga pertama kali aku numpak montor mabur wakakaka..

  15. By MaNongAn on Dec 19, 2007 | Reply

    @Sandalian :
    waks …… kamu ketahuaaannnn :P

    .::he509x™::.

  16. By Arman Efendi on Mar 22, 2008 | Reply

    Pertamanya salam kenal darikoe … :D

  17. By MaNongAn on Mar 29, 2008 | Reply


    Arman Efendi :
    Keduanya, salam kenal balik.

    .::he509x™::.

Post a Comment

About Me

509 = liMA NOl/kosoNG sembilAN = MaNongAn = MAkan NONGkrong NGANtuk

.::he509x::.

More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader
Find entries :