Sungkeman

Written on 4 - October - 2008 – 14:16:10 | by MaNongAn |

Sungkeman adalah sebuah sikap hormat dalam posisi berjongkok dan menghaturkan sembah kepada orang tua atau orang yang dituakan.

Sungkeman ini merupakan sebuah tradisi masa lampau yang hingga kini masih di lestarikan dan di lakukan khususnya bagi masyarakat jawa. Sungkeman berarti menunjukkan sebuah dharma bakti seorang anak kepada orang tua atas segala usaha yang di lakukan dalam memelihara dan membina serta memberikan kasih sayang dari kecil hingga dewasa.

Dalam hari raya idul fitri, acara sungkeman juga di pergunakan sebagai usaha permintaan ma’af dari orang yang lebih muda kepada orang yang di tuakan atas segala kesalahan yang sudah dilakukan. Sungkeman bisa juga di pergunakan sebagai usaha seorang anak/anak muda untuk meminta restu atau do’a kepada orang tua.

Dalam prosesi acara sungkeman, posisi berjongkok merendahkan diri serta sikap tangan yang menyembah, hal ini bukan berarti bahwa kita benar-benar dalam artian menyembah orang tersebut, melainkan hanya sekedar sebuah tata cara saja. Karena hanya Tuhan sajalah yang wajib di sembah.

Acara sungkeman bisa dilakukan kapan saja tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Yang paling sering di lakukan orang-orang, acara ini di laksanakan pada saat Hari Raya Idul Fitri setelah sholat, dan juga pada saat acara Pernikahan.

Tuhan tidak akan memberikan ma’af kepada seseorang jika orang yang di zolimi tersebut belum memberikan ma’af, khususnya kesalahan kepada orang tua. Dan do’a orang tua merupakan salah satu do’a yang manjur bagi putra-putrinya.

Oleh karena itu, selagi kita masih sempat di berikan kebersamaan dengan orang tua, maka pergunakanlah untuk memberikan kebahagiaan kepada mereka. Juga, mintalah do’a dan restu agar kehidupan kita di dunia ini mendapatkan rakhmat serta hidayah dari Tuhan S.W.T.

.::he509x™::.

Related Posts

Put your related posts code here
  1. 9 Responses to “Sungkeman”

  2. By Hedi on Oct 4, 2008 | Reply

    pas nikah juga bakal ada sungkeman ke ortu, seperti yg di foto kan, Dung? :D

  3. By Gun on Oct 4, 2008 | Reply

    Ough, sudah lama ndak sungkeman ke ortu. Lha pulang kampung aja nggak… -_-

  4. By ulan on Oct 6, 2008 | Reply

    minal aidin walfaidzin ya om…
    mohon disalahkan semua kesalahan ulan..
    eh.. di maafkan maksud nya..

  5. By funkshit on Oct 6, 2008 | Reply

    lha itu potonya sungkem mau nikah.. bukan lebaran

  6. By Ndoro Seten on Oct 10, 2008 | Reply

    nek suntenan opo artine kang?

  7. By MaNongAn on Oct 10, 2008 | Reply


    Hedi :
    Tergantung bagaimana tatacara dan budaya masing-masing daerah dan kepercayaannya Sam.

    Gun :
    Katanya kamu orang kota, jadi kamu gak punya kampung.

    Ulan :
    Sami-sami njih dek ulan.

    Funkshit :
    Fast Reading yah, sungkeman intinya meminta restu serta permohonan ma’af kepada orang tua.

    Ndoro Seten :
    Ngapunten njeh, ing Bausastra kulo boten wonten kata meniko.

    .::he509x™::.

  8. By Epat on Oct 10, 2008 | Reply

    lha….rabi tah kang? weih gak kondo kondo!
    *ngeluyur…kekekee

  9. By MaNongAn on Oct 16, 2008 | Reply


    Epat :
    Meh RABI karo OPO cuba?

    .::he509x™::.

  10. By Trevor King on Nov 13, 2008 | Reply

    4dza7jgbidrl2fxe

Post a Comment

About Me

509 = liMA NOl/kosoNG sembilAN = MaNongAn = MAkan NONGkrong NGANtuk

.::he509x::.

More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader
Find entries :