Thursday, May 29th, 2008
Boleh-boleh saja berdemonstrasi, selama tidak mengganggu keamanan, kenyamanan, serta ketentraman masyarakat. Membakar ban dapat mengakibatkan sesak nafas karena asap yang dikeluarkan beracun. Merusak fasilitas umum mengakibatkan uang rakyat terbuang percuma. Perbuatan ANARKHIS menimbulkan CHAOS yang mengakibatkan rakyat semakin menderita.
Tujuan mulia harus dilakukan dan dilaksanakan dengan hal yang benar. Agar aspirasi bisa didengar serta didukung oleh rakyat, maka berikanlah simpati yang baik. Berfikir dan berlakulah sebagai seorang intelektual yang berwawasan luas. Rapatkan barisan dan koordinasi antar koordinator lapangan. Jangan beri kesempatan kepada orang-orang yang ingin mengambil kesempatan dalam kesempitan.
Wakil rakyat seharusnya cepat dan tanggap serta langsung melakukan penekanan kepada pihak pemerintah agar secepatnya krisis dapat terselesaikan dengan damai. Jangan ngumpet didalam gedung dan hanya sembunyi dibawah ketiak aparat keamanan. Pemerintah juga jangan arogan dalam mengeluarkan kebijakan, diskusikan dengan wakil rakyat serta dengarlah aspirasi dari semua lapisan. Pikir masak-masak akibat-akibat yang akan terjadi bila akan mengeluarkan suatu kebijakan.
Mari kita bersama-sama duduk bareng menanggalkan segala atribut dengan berkepala dingin. Cari akar permasalahan serta temukan pemecahan dan solusinya. Semoga ALLAH S.W.T memberikan rakhmat dan hidayahnya bagi rakyat, bangsa, serta negara kita yang tercinta. Aamiin Ya Robhal’allamiinn.
Sabar, Sareh, lan Sumeh.
.::he509x™::.
Posted in ngantuk | 9 Comments »
Saturday, May 24th, 2008
Barang-Barang MAHAL
Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mengakibatkan :
Ongkos Transportasi = NAIK
Biaya Produksi = NAIK
Harga SEMBAKO = NAIK
Biaya Hidup = NAIK
Upah Minimum Regional (UMR) = TIDAK NAIK
Kemiskinan = BERTAMBAH
Kelaparan = MERAJALELA
Kesejahteraan = CUMA KHAYALAN
.::he509x™::.
Posted in ngantuk | 8 Comments »
Tuesday, May 20th, 2008
Hari Kebangkitan Nasional
20 Mei 2008
Tepat hari ini pada seratus tahun yang lalu, perkumpulan Budi Oetomo berdiri. Perkumpulan ini dijadikan sebagai titik tonggak sejarah Kebangkitan Nasional Indonesia, yang mana pada masa itu kondisi negara masih dalam masa penjajahan. Meski pada awal pendiriannya perkumpulan ini bersifat etnik dan beranggotakan para bangsawan atau orang-orang yang terpelajar, namun hal itu merupakan suatu tonggak kebangkitan dari para putra bangsa yang perduli dengan bangsanya untuk merubah nasib penghidupan yang lebih baik.
Meski saat ini ada sebagian masyarakat yang mempercayai bahwa pendirian Sarikat Islam lebih awal dari pada pendirian Budi Oetomo, namun pada prinsipnya bahwa pada masa itu para pemuda sudah berniat untuk bangkit bersatu padu membentuk suatu perkumpulan guna mensejahterakan kehidupan masyarakat, terutama berusaha untuk melawan dari kekuasaan penjajahan.
Sangat susah menerjemahkan arti dari kata Nasionalisme, karena kata tersebut lebih mendekatkan pada suatu gejolak jiwa yang bersifat kebangsaan. Sifat Nasionalisme merupakan sutu perwujudan dari perasaan tersebut. Orang-orang yang mempunyai sifat Nasionalisme akan lebih memperhatikan nasib dan kondisi bangsanya diatas kepentingan pribadi atau golongan.
Saat ini sudah jarang orang yang memikirkan dan memperhatikan situasi kondisi bangsa. Meski saat ini banyak berdiri perkumulan golongan atau partai-partai politik, tetapi sebagian besar mereka kurang memperjuangkan nasib serta kehidupan dari rakyat kecil. Mereka terlalu asyik dan terlena memperjuangkan nasib golongan atau partai mereka sendiri. Memang tidak semua orang didalam perlumpulan atau partai tersebut lebih mementingkan diri sendiri, tetapi keinginan untuk memperjuangkan nasib rakyat akan kalah serta pupus setelah berhadapan dengan kepentingan golongan atau partainya. Memperjuangkan nasib orang kecil sudah dikalahkan oleh ego dan kepentingan pribadi atau golongan. Mereka sudah merasa bahwa golongan atau partainyalah yang paling benar. Cara-cara damai dalam mufakat sudah jarang dipakai, sehingga malah lebih sering menimbulkan pertikaian serta gontok-gontokan.
Situasi dan kondisi bangsa sudah menurun, hal ini dikarenakan oleh kesalahan manusia sendiri yang tidak menghormati sesama manusia dan alamnya. Kondisi ini diperparah dengan kurang bersyukurnya manusia kepada Sang Maha Pencipta atas segala anugerah yang sudah diberikan. Bangsa yang ramah-tamah dan sopan santun, secara perlahan meninggalkan dan melupakan jati dirinya demi mementingkan kepentingan duniawi. Mereka lupa bahwa setelah kehidupan didunia, masih ada kehidupan akhirat yang lebih kekal. Lapar sudah membuat bangsa yang ramah menjadi beringas.
Berulangkali sejarah membuktikan, persatuan kesatuan membuat bangsa semakin kuat dan sejahtera. Sedangkan pertikaian serta mementingkan kepentingan pribadi akan melemahkan bahkan menghacurkan negara. Sejarah kemunduran dan hilangnya nama besar kerajaan pada masa lalu ternyata belum juga membuat bangsa ini menjadi waspada dan jera.
.::he509x™::.
Posted in ngantuk | 4 Comments »
Thursday, April 24th, 2008
Barang siapa yang bergembira dengan dipanjangkan umurnya, maka akan diluaskan rezekinya dan dijauhkan dari kejahatan, maka hendaklah bertaqwa kepada ALLAH S.W.T dan menyambungkan tali silahturahmi.
(HR. Muttafaq’alaih)
Alhmadulillah Ya Allah,
Atas segala karunia yang telah Engkau berikan.
Sujud syukur hamba persembahkan
Atas segala rahmat, nikmat, barokah, dan hidayah MU.
Hamba sudah merasa malu,
Untuk meminta kepada MU.
karena hamba yakin
sudah terlalu banyak Engkau memberikan segala sesuatu
meski hamba selalu melakukan kesalahan dan dosa.
Engkau Maha Pemurah, lagi Maha Pema’af.
Engkau Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang.
Engkau Maha Suci dan Maha Besar.
Tiada sekutu bagi MU
Dan hamba berserah diri hanya kepada MU
Didalam bertambahnya umurku ini,
hanya satu yang hamba inginkan dari MU.
Berikanlah BAROKAH kepada hidup hamba,
Di dunia dan di akhirat.
Aamiin Yaa Robbhal’aalamiin
Posted in ngantuk | 5 Comments »